Manfaat Sedekah bagi Pemberi, Penerima dan Kehidupan Sosial

Di dalam sedekah mengandung banyak keutamaan bagi para pelakunya baik di dunia maupun diakhirat. Manfaat Sedekah dapat dirasakan bukan hanya oleh orang yang menerimanya, justru penerima manafaat terbesar dalam transaksi sedekah adalah sang pemberi sedekah itu sendiri. Jika Kita telah diberikan kekuatan harta dan mampu untuk bersedekah, maka ketahuilah bahwa kita telah mendapatkan karunia yang besar dikarenakan mungkin saja Alloh Subhanahuwata’ala menghendaki kebaikan padanya. Diantara manfaat sedekah Dalam kehidupan yang harus Anda Ketahui diantaranya, sedekah merupakan ibadah yang akan Alloh berikan ganjaran yang besar di akhirat tanpa batas dan masih banyak ketutamaan sedekah lainnya yang akan di bahas pada artikel ini.

Bagi seorang Muslim yang Alloh karuniakan Hidayah kepadanya, ia akan selalu berisikap dermawan baik dengan sedekah yang sedikit ataupun banyak walaupun sebenarnya ia sedndiri seorang yang tidak berkecukupan. Ia akan selalu berusaha berbagi meskipun sebenarnya kadar yang ia berikan mungkin kecil.

Akan tetapi Islam, telah mengubah hati para dermawan sehingga memiliki jiwa kasih sayang dengan orang-orang yang lebih fakir darinya. Karena ia menyadari bahwa jika dirinya hari ini fakir, maka mungkin saja ada yang lebih fakir darinya. Lantas bagaimana jika Alloh karuniakan kecukupan harta pada seorang muslim kemudian ia adalah orang yang dermawan, maka manfaat yang dapat diperoleh tentu akan jauh lebih besar.

Syariat Sedekah Dalam Islam

Dalam Al-Qur’an, perintah sedekah terdapat dalam beberapa ayat dan disebutkan berbagai manfaat berupa kebaikan di dunia dan di akhirat. Selain itu, Rasululloh sholallohu’alaihi wa sallam sebagai suri tauladan bagi ummat nya merupakan seorang dermawan yang bersedekah tanpa takut fakir. Rasululloh Sholallohu’alaihi wa sallam pun banyak memotovasi para sahabat dan kaum muslimin secara umum untuk bersedekah di jalan Alloh baik sedikit maupun banyak walaupun dengan sebiji kurma. Hal ini diarenakan Manfaat Sedekah akan di rasakan oleh pemberi sedekah dan penerimanya, ia juga bermanfaat di dunia dan di akhirat.

Banyak juga tauladan dari para sahabat dalam bersedekah, seperti kisah yang mashur dari sahabat Abu Bakar Ashidiq yang menyedekahkan seluruh hartanya, Umar Ibn Khotob yang menyedekahkan sebagian hartnya, Abdurahman bin auf yang merupakan shhodagar di kala itu sering kali bersedekah dengar harta yang tidak sedikit. Juga sahabat-sahabat lain bahkan ada yang menyedekahkan seluruh kebun kurmanya dan juga para Ulama salaf yang harusnya menjadi tauladan kita semua dalam bersedekah.

Manfaat Sedekah Bagi Pemberi

Berikut ini manfaat sedekah dalam Kehidupan bagi seorang muslim, Semoga dapat memotivasi kita semua untuk memberikan sedekah terbaik untuk bekal kita menghadap Alloh Subhanahuwata’ala.

1 Menyembuhkan Penyakit

Banyaks sekali para ulama yang membuat buku bertemakan Manfaat Sedekah untuk menyembuhkan penyakit, entah berapa kisah telah dicantumkan dalam buku-buku, dan kembali diceritakan yang memperkuat khabar dari Rasululloh Sholallohu’alaihi wa sallam bahwa salah satu manfaat sedekah bagi sang pemberi adalah Menyembutkan penyakit yang ia diderita atau keluarganya.

“Obatilah orang-orang sakit kalian dengan (mengelaurkan) sedekah, dan bentengilah harta-harta kalian dengan (mengeluarkan zakat, dan siapkan untuk (menangkal) bala’ dengan berdoa.” (HR. Baihaqi).

Dalam sebuah buku berdudul “Dahsyatnya terapi dengan sedekah” banyak diceritakan kisah tentang orang-orang yang disembuhkan oleh Alloh Subhanahuwata’ala dengan ikhtiar sedekahnya. Ada yang Ibunya disembuhkan dengan perantara sedekah yang ia berikan, ada juga yang sakit nya bertahun-tahun tidak sembuh akhirnya bisa sembuh dengan menyedekahkan air untuk kaum muslimin dan masih banyak lagi.

2 Mensucikan dan Membersihkan Diri

Manusia adalah tempatnya salah dan Dosa, siapa diantara kita yang tidak pernah berbuat Dosa dan kesalahan?

Semua anak adam pastinya pernah melakukan dosa baik kecil maupun besar, baik di sengaja ataupun tidak disengaja. Manusia sering kali lupa sehingga terkadang terjerumus ke dalam dosa dan maksiat tidak terkecuali kita. Di Sisi lain, Alloh subhanahuwata’ala membuka berbagai macam jalan untuk menghapuskan dosa yang kita lakukan salah satunya dengan cara bersedekah. Bersedekah bisa menjadi salah satu jalan untuk membersihkan dosa-dosa yang kita lakukan sebagaimana disampaikan dalam Sebuah hadits:

Rasululloh SAW bersabda : “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api“. (H.R TIrmidzi di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi) 614).

3 Sedekah Menaungi Pelakunya Dihari Kiamat

Di antara keterangan Rasulullah ialah hadits yang menyatakan bahwa naungan orang beriman di hari Kiamat sangat terkait dengan kebiasaannya mengeluarkan sedekah sewaktu hidupnya di dunia. Ketika di padang Mahsyar setiap orang menunggu giliran dirinya diadili serta timbangan kebaikan dan keburukannya diperhitungkan, maka semua orang bakal merasakan panasnya matahari di atas kepala masing-masing. Namun orang-orang yang bersedekah bakal memperoleh naungan dari matahari karena sedekahnya itu hingga hukuman alias vonis ditetapkan di antara manusia.

“Setiap orang berada di bawah naungan sedekahnya (pada hari Kiamat) hingga diputuskan di antara manusia atau ia berkata: “Ditetapkan hukuman di antara manusia.” Yazid berkata: ”Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah padanya dengan sesuatu, walaupun hanya sepotong kueh atau bawang merah atau seperti ini.” (HR Al-Baihaqi – Al-Hakim – Ibnu Khuzaimah)

4 Membuat Rizki semakin Bertambah

Sedekah tidaklah mengurangi harta, akan tetapi sebaliknya sedekah yang dikelurkan oleh seorang muslim akan membuat hartanya semakin bertambah. Yang lebih penting lagi, sedekah akan menambah keberkahan pada harta seseorang.

مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ

Sedekah tidaklah mengurangi harta.

Makna hadits di atas sebagaimana dijelaskan oleh Yahya bin Syarf An Nawawi rahimahullah ada dua penafsiran:

  1. Harta tersebut akan diberkahi dan akan dihilangkan berbagai dampak bahaya padanya. Kekurangan harta tersebut akan ditutup dengan keberkahannya. Ini bisa dirasakan secara inderawi dan kebiasaan.
  2. Walaupun secara bentuk harta tersebut berkurang, namun kekurangan tadi akan ditutup dengan pahala di sisi Allah dan akan terus ditambah dengan kelipatan yang amat banyak

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah menerangkan hadits di atas dengan mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah mengucapkan sesuatu berdasarkan hawa nafsunya semata. Beliau bersabda, “Sedekah tidaklah mungkin mengurangi harta”. Kalau dilihat dari sisi jumlah, harta tersebut mungkin saja berkurang. Namun kalau kita lihat dari hakekat dan keberkahannya justru malah bertambah. Boleh jadi kita bersedekah dengan 10 riyal, lalu Allah beri ganti dengan 100 riyal. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba’: 39). Allah akan mengganti bagi kalian sedekah tersebut segera di dunia. Allah pun akan memberikan balasan dan ganjaran di akhirat. Allah Ta’ala berfirman,

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِئَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261)”. -Demikian penjelasan sangat menarik dari Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah[11].

Sumber : https://rumaysho.com/828-sedekah-tidaklah-mengurangi-harta.html

5 Memperkuat Keimanan

6 Terhindar dari Sifat Kikir

Sifat Bakhil atau Kikir merupakan salah satu penyakit manusia yang berbahaya. Di haki kiamat kelak, harta yang dibakhilkan oleh seseorang untuk tidak di tunaikan hak nya maka ia akan dikalungkan di lehernya.

Firman Allah Ta’ala berfirman yang artinya:

Jika Dia meminta harta kepadamu lalu mendesak kamu (supaya memberikan semuanya) niscaya kamu akan kikir dan Dia akan menampakkan kedengkianmu. Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada Jalan Allah. Maka diantara kamu ada orang yang kikir dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap diri nya sendiri. Dan Allahlah yang Maha kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan(Nya); dan jika kamu berpaling , niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain dan mereka tidak akan seperti kamu (ini). (Muhammad ; 37-38)

Artinya barang siapa yang bakhil, tidak mau mengeluarkan infak di jalan Allah, maka sesungguhnya mudharat yang diakibatkan karena ia bakhil akan kembali kepada dirinya sendiri. Karena ia sendiri yang menghalangi pahala dan balasan dari Allah. Allah tidak membutuhkan infak yang kita keluarkan. Bahkan kitalah yang butuh terhadap harta tersebut. Jika berpaling dari taat kepada Allah dan tidak mengikuti perintah-perintahNya maka Ia akan menggantikan posisi kalian dengan kaum yang lain yang lebih taat kepada Allah daripada kalian. [EM]

7 Pahala yang besar dari Alloh

Allah Ta’ala berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs. Al Hadid: 18)

8 Terhindar dari Api Neraka

Imam Muslim meriwayatkan dari hadits Abu Sa’id al-Khudri Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda;

إِنَّ أَدْنَى أَهْلِ النَّارِ عَذَابًا يَنْتَعِلُ بِنَعْلَيْنِ مِنْ نَارٍ يَغْلِى دِمَاغُهُ مِنْ حَرَارَةِ نَعْلَيْهِ

Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan siksanya, ia memakai dua sandal dari neraka, seketika itu mendidih oraknya disebabkan panasnya dua sandalnya itu.

Dalam redaksi Muslim,

مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ أَنْ يَسْتَتِرَ مِنَ النَّارِ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ فَلْيَفْعَلْ

Siapa di antara kalian yang mampu membentengi diri dari neraka walau dengan separoh butir kurma hendaknya ia lakukan.

Dalam riwayat Ahmad dari hadits Ibnu Mas’ud dengan sanad shahih, “Hendaknya salah seorang kalian menjaga wajahnya dari neraka walau dengan separoh butir kurma.” Dan dari hadits Aisyah dengan sanad hasan, “Wahai ‘Aisyah, hindarkan dirimu dari neraka walau dengan separoh butir kurma.” (HR. Ahmad) [VI]

Manfaat Sedekah bagi Pemberi, Penerima dan Kehidupan Sosial
Peneirma Sedekah Melalui Huda Cendekia

Manfaat Sedekah bari Penerimanya

9 Membantu meringankan Biaya Hidup
10 Mengurangi tindakan kejahan
11 Menjaga Keimanan dan melunakan Hati

Manfaat Sedekah di masyarkat

12 Menumbuhkan budaya Tolong-menolong
13 Mengurangi tindakan kriminalitas
14 Mengurangi Kesenjangan Sosial

Sumber:

  • Buku dahsyatnya Terapi Sedekah (Hasan Hammam)
  • Buku Beginilah Rasululloh Mengajari Kami (Syaikh Khumais As-Sa’id)
  • http://www.ummi-online.com/inilah-7-manfaat-sedekah-yang-amat-luar-biasa-untuk-diri-kita.html
  • https://manfaat.co.id/manfaat-sedekah
  • https://www.mizanamanah.or.id/id/sedekah-menyucikan-dan-menentramkan
  • https://www.eramuslim.com/suara-langit/ringan-berbobot/sedekah-menaungi-pemiliknya-di-hari-kiamat.htm
  • https://rumaysho.com/828-sedekah-tidaklah-mengurangi-harta.html
  • http://sulsel.dompetdhuafa.org/janji-dan-balasan-untuk-ahli-sedekah/
Manfaat Sedekah bagi Pemberi, Penerima dan Kehidupan Sosial
Tagged on:     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *