Jl. Kapten Yusuf No. 61 Sukamantri, Tamansari, Bogor
0812-2441-6000
admin@hudacendekia.or.id

Ikhlas Meraih Kemuliaan

"Amanah dan Membahagiakan"

Ikhlas Meraih Kemuliaan

Meraih kemuliaan Allah SWT merupakan impian setiap Muslim. Kemuliaan tersebut ibarat sebongkah berlian yang didamba-dambakan oleh setiap manusia. Karena itu tak akan ada yang menolak terhadap kemuliaan,

Ustaz Abu Ihsan Al Atsary, dalam kajian Esiklopedi Akhlak Salaf di Masjid Nurul Iman Blok M Square, Jakarta, belum lama ini, menjelaskan, kemuliaan Allah pantas diraih bagi orang-orang yang mempunyai keikhlasan. Dia mengatakan, kemuliaan sangat erat kaitannya dengan keikhlasan.

Kemuliaan tidak akan didapatkan apabila setiap amalan yang dilakukan tanpa dibarengi dengan keikhlasan hati. Akhlak mulia jika didasari dengan riya diyakini tidak akan bertahan lama.

Ini perkara utama (ikhlas)dan utama yang wajib dimiliki Muslim untuk mendapatkan kemuliaan, ujar dia. Ustaz Ihsan menegaskan, ikhlas harus tertanam pada setiap diri Muslim.Dengan begitu, setiap amalan yang dikerjakan akan tampak dengan sendirinya bahwa hal tersebut dikerjakan demi meraih kemuliaan Allah.

Keikhlasan akan membuat Muslim tidak membedakan kapan harus berbuat amal kebaikan. Mereka akan berbuat amal baik dan akhlak mulia di mana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Akhlak mulia merupakan sesuatu yang penting dalam setiap sisi kehidupan Muslim. Kedudukannya sangat penting setiap amalan.

“Jika tidak demikian, amal-amal itu gakada di sisi Allah, kata Ustaz Ihsan.

Ustaz Ihsan mengungkapkan, keikhlasan juga berkaitan dengan hati manusia. Di dalam hati tersebut merupakan tempat keikhlasan tumbuh. Oleh karena itu, setiap amalan bergantung pada niatnya. Pahala yang didapatkan setiap Muslim akan berdasarkan keikhlasannya. Kendati demikian, tak mudah menumbuhkan keikhlasan dalam diri setiap Muslim.Karena keikhlasan mempunyai banyak tingkatan.

Dia menambahkan, setiap Muslim juga perlu memiliki akhlak mulia. Menurut dia, akhlak mulia merupakan salah satu amalan yang luar biasa. Orang yang mengerjakan amalan tersebut akan dijanjikan paling banyak masuk surga oleh Allah.Surga yang dijanjikannya pun akan menempati posisi tertinggi.Jalan pintas menuju surga adalah akhlak mulia.

“Maka, ikhlaskan amalan hati, ujar dia.

Ustaz Ihsan mengingatkan, umat Islam harus berhati-hati dalam setiap perbuatan dan perkataan. Akhlak mulia merupakan amalan utama yang memerlukan dasar keikhlasan. Dengan begitu, kemuliaan yang diharapkan bisa didapatkan.

Lebih lanjut, dia mengatakan, keikhlasan memiliki 16 keutamaan yang perlu diketahui oleh setiap Muslim. Di antara 16 keutamaan tersebut antara lain keikhlasan adalah wasiat Allah yang diberikan kepada para nabinya. Dengan begitu, ikhlas merupakan sesuatu yang istimewa.

Keikhlasan yang diperintahkan Allah kepada nabinya bertujuan agar menegakkan agamanya. Selama mengajarkan ajaran agama, Allah menginginkan para nabi ikhlas dalam berdakwah.Oleh karena itu, mengajarkan La Ilaha Illallah merupakan contoh praktik keikhlasan. Perilaku nabi adalah contoh terdepan dalam persoalan keikhlasan.

Ustaz Ihsan menambahkan, akhlak mulia dengan dasar ke ikhlasan juga akan dijaga oleh Allah.Mereka pun akan mendapatkan pembelaan dari Allah. Akhlak yang mulia membuat dirinya akan selalu dipercaya oleh siapa pun.Dia mencontohkan apa yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW.Dia tetap dipercaya oleh orang- orang musyrik. Selama kita ikhlas Allah akan jaga amal perbuatan kita, kata Ustaz Ihsan.

Kemudian, ikhlas bisa menjadi obat hasad. Termasuk mereka yang mempunyai keikhlasan tinggi akan mendapatkan ketenangan dalam hati. Hati kita akan kuat, hati akan sehat. Sebaliknya hati tak ikhlas akan lemah, kata dia.

Sumber : https://khazanah.republika.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat