SILATURAHMI HUDA GROUP | MEREKATKAN UKHUWAH MENYATUKAN DAKWAH

Silaturahmi huda group

“Merekatkan Ukuwah Menguatkan Dakwah”

Alhamdulillah akhirnya di Resto Mang kabayan, eco ark park, sentul city bogor, pada hari Ahad 05/NOV/17 kerinduan kami untuk bercengkrama bersama dengan para donatur terlaksana jua, tak sering kami huda group (YHC, al-Huda dan YALIFA) bisa saling mengungkapkan isi hati bersama para donatur yang senantiasa setia dalam membantu menyokong langkah kami dilajur dakwah.

Event Silaturahmi huda group ini adalah event berlanjut dengan sistem mengundang donatur secara bergiliran. Pada Ahad kemarin kami mengundang 30 Donatur pertama, alhamdulillah meski ini adalah acara pertama 12 donatur dapat meluangkan waktunya untuk berbincang bersama di Resto Mang kabayan, eco ark park, sentul city bogor.

Segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan kelancaran pada acara Ahad kemarin, para peserta sangat antusias dengan program-program huda group yang telah berjalan terlebih lagi dengan target-target kedepannya yang telah huda group cita-citakan untuk kemajuan agama dan bangsa ini.

suatu kebahagiaan yang sulit kami jelaskan, dapat bersua dan bercengkrama bersama para dermawan yang rela mengorbankan hartanya untuk kemajuan agama ini. Rasa antusias dari para donatur untuk tetap berkomitmen dalam membantu  program-program huda group menjadi penyemangat kami untuk tetap teguh dalam mencapai cita bersama.

Acara seperti ini akan terus kami gulirkan, guna mengikat tali ukhuwah agar terus lekat hingga kelak mengapai bahagia abadi diakhirat. Acara “Silaturahmi huda group ini” insyallah akan konsisten kami adakan setidaknya 2 sampai 3 kali dalam kurun 1 tahun, tentu kedepannya akan lebih banyak lagi donatur yang kami undang dalam acara ini.

‘Ala kulli hal, semoga pertemuan kemarin, dan pertemuan selanjutnya adalah perekat ukhuwah, penyemangat dakwah dan menjadi pertemuan yang kelak kan mempertemukan kita semua di dalam jannah. Aamiin

 

Bantuan Tunai Untuk Pak Arif Rahman Melalui YHC

Sbtu 28 Oktiber 2017, Pagi itu adalah pagi yang indah, sinar matahari masih seperti biasanya menyinari  rerimbun pohon di kaki gunung salak. Namun tak pernah kami kira dipagi seindah itu ada seorang ibu yang tengah kalut diselimuti kesedihan tak mampu membayar biaya rumah sakit untuk perawatan suaminya.

Pagi itu Tim Marketing Online YHC mendapati permohonan bantuan dari seorang ibu rumah tangga yakni ibu Annisa terkait tunggakan dana BPJS.  Ibu Annisa memohon bantuan dana sebesar Rp. 360.000,- untuk melunasi tunggakan BPJS, Ia mengaku sangat membutuhkan pelunasan tersebut untuk membiayai tagihan rumah sakit suaminya yang menderita Meningitis dan Stroke berat di rumah sakit Hermina Jati Negara Jakarta Timur.

Sabtu pagi setelah menerima permohonan tersebut Pukul 09.00 WIB, Tim lapangan YHC di ketuai oleh Ust. Junaedi bergegas mendatangi lokasi perawatan pak Arif di Rumah sakit Hermina – Jakarta Timur.

2 tahun 8 bulan sudah Bapak Arif Rahman menderita 2 penyakit ganas tersebut ungkap Ibu Annisa, hampir 3 tahun beliau tidak mampu menafkahi keluarganya, namun Alhamdulillah beliau dikarunia istri yang sabar bertahan dalam keadaannya sekarang.

Kini pak Arif masih terbaring lemah diatas kasur pasien di rumah sakit Hermina – Jakarta Timur, selang-selang tersambung ke tubuhnya menyalurkan sisa-sisa harapan yang semoga tak lama lagi Allah cabut kepedihan tersebut.

Begini keadaan bapak Arif Rahman sekarang.

“Alhamdulillah, Terimakasih banyak kepada para donatur yang telah membantu meringankan beban kami, semoga Allah memberikan kenikmatan yang berlipat ganda. Aamiin” Ungkap ibu Annisa kepada YHC setelah usai penyerahan bantuan berupa dana kesehatan sebesar Rp. 1.000.000,-.

Kini kegelisahan ibu Ani mulai teredam, kepanikannya mulai tertinggal, senyum sumringah mulai berkembang. Tak banyak memang bantuan yang kita bagi, namun setidaknya harapan ibu Annisa terangkai kembali, percaya masih ada saudara seiman yang kan peduli.

 

Berbagi, membagi kebahagian meringankan penderitaan, menciptakan senyuman meredam kegelisahan. Semoga apa yang kita perjuangkan untuk kebahagiaan terlaksana dan Allah mudahkan, apalah daya kita selain usaha dan tetap teguh dalam menciptakan kebahagian, hanya berharap kepada Allah semoga setiap amalan dan pngorbanan Allah terima sebagai amal kebaikan.

JEJAK LANGKAH YHC 2017

Langkah YHC | Januari-Oktober 2017

                Berlalu sudah detik-detik waktu, kearah  mana kita melangkah kesemuanya adalah takdir dari Allah ta’ala, setiap kehendak bergantung pada setiap izin dari-Nya. Alhamdulillah sungguh bersyukur bagi mereka yang telah Allah izinkan berada dijalan kebenaran mengusung setiap amal salih dan berjuang dalam dakwah ketauhidan.

Alhamdulillah Yayasan Huda Cendekia (YHC) sampai saat ini masih setia berusaha memperjuangkan cita-cita lamanya, yakni mengusung kebahagiaan bersama di dunia hingga kelak disurga.

Ada kemajuan dan ada kemunduran, begitulah realita dakwah, tak semua jalan itu lurus dan mulus, kadang ada kelokan yang berbatu terjal, kadang ada tanjakan yang keras, dan kadang ada turunan yang licin lagi curam.

Suatu kebanggan ditahun 2017 ini dalam bidang pendidikan, kami YHC bekerjasama dengan Ma’had Huda Islami (MHI) berhasil menghantarkan 85 Mahasiswa untuk meraih gelar S1 mereka dalam program Beasiswa Generasi Cendekia, semoga ilmu yang 4 tahun di timba itu dapat bermanfaat dan menjadi ladang pahala bagi setiap orang yang rela memperjuangkan  mereka agar bisa meraih ilmu agama di Ma’had Huda Islami.

saya sangat bersyukur, alhamdulilah diberikan kesempatan untuk berkuliah dan lulus dengan menyandang gelar S.Pd.I., semoga ilmu ini bermanfaat untuk umat islam dan di jalan dakwah ini. terima kasih kepada semua elemen yang sudah memberikan beasiswa terutama kepada donatur yang sudah mendermakan sebagian hartanya. barokallohu fiikum” Ungkap Didin juandi sebagai salah satu peserta wisudawan S1 program beasiswa generasi cendekia 2017.

Berikut data mahasiswa generasi cendekia secara umum dan kebutuhan dana.

Wisudawan 2017 Mahasiswa aktif Target penerimaan 2018 Kebutuhan dana Dana terpenuhi
85 Wisudawan 335 Mahasiswa 200 Mahasiswa Rp. 350.000.000 80%

 

Dana di atas mencakup biaya asrama, makan, perkuliahan dan kesehatan. Ust. Alip Purwadi, S.Pd.I, mengatakan Jika dipresentasikan, sebenarnya setiap bulannya MHI masih kekurangan sekitar 20% dari keseluruhan dana yang dibutuhkan yakni sekitar Rp. 70.000.000,- rupiah. Untuk menutupi kekurangan ini, terpaksa sebagian kebutuhan yang tidak terlalu mendesak harus ditunda terlebih dahulu seperti suplemen (penunjang kesehatan ) reparasi bangunan dan lainnya.

Untuk target tahun depan (Tahun 2018), beliau mengatakan jika mengacu kepada program utama maka seperti biasa akan menerima 200 mahasiswa, namun biasanya menjelang penerimaan akan ada rapat untuk menentukan persoalan ini tutur beliau.

                ‘Ala kuli hal program beasiswa generasi cendekia berjalan dengan baik, dengan meluluskan wisudawan-wisudawan penghafal Qur’an, dengan kulitas keilmuan agama yang memadai untuk selanjutnya dapat mengabdi di lingkungan masyarakat, semoga tahun depan program ini dapat berkembang baik dari segi kuantitas mahasiswa maupun kualitas kelimuan yang diajarkan. aamiin

Dalam bidang dakwah umum, YHC  bersama NUN (Nurul Umah Nusantara) menjalankan kegiatan Tabligh Akbar (TA) dan Tebar Buku (TB) alhamdulillah telah berjalan sebagai mana mestinya, yakni 2 kali TA dalam 1 pekan atau 8 kali TA dalam 1 bulan dengan target 96 kali TA dalam 1 tahun. Target tahun ini masih terfokus di daerah bogor meliputi kota dan kabupaten bogor, total jumlah kegiatan TA periode Januari-Oktober 2017 adalah 77 TA.

Berikut data umum kegiatan tabligh akbar dan tebar buku.

Tabligh akbar Januari – Oktober 2017:

TA terlaksana Daerah Kebutuhan dana Dana terpenuhi Target
77 Kegiatan Bogor Rp.5.000.000/1 kali TA 60% 96 TA/Tahun

 

“Idealnya dana yang dibutuhkan untuk tabligh akbar adalah Rp. 5.000.000,-” ungkap Ust. Sapriyatna Salmani, S.Ud. sebagai ketua umum NUN. Namun saat ini anggaran yang bisa NUN salurkan adalah sekitar Rp. 3.000.000,- (60%) saja untuk tiap satu kegiatan TA, hal ini dikarenakan dana yang NUN peroleh sebagiannya perlu di alokasikan untuk pencetakan buku-buku islami dan panduan untuk para peserta TA.

Tebar Buku Januari – Oktober 2017:

Buku Tercetak Buku tersebar Target Kebutuhan Dana Dana terpenuhi
9000 Eksemplar 7.374 Eksemplar 24000 Eksemplar /Tahun Rp. 120.000.000/Tahun 100%

 

Terkait teknik penyebaran buku ini Ust. Sapriyatna Salmani, S.Ud. mengungkapkan  “bahwa penyebaran buku NUN tidak dilakukan secara sporadis (asal sebar) namun di selektif dan di sertai pengkajian materinya sehingga masyarakat selain menerima buku secara gratis juga dapat memahami isi buku dengan baik“. Dengan metode ini maka dana yang dikeluarkan oleh donatur untuk penebaran hidayah lewat buku tidak sia-sia karena buku yang NUN sebar sampai kepada orang yang tepat.

Ust. Sapriyatna Salmani, S.Ud. menuturkan “selama ini gerakan program kita disesuaikan dengan pendanaan yg ada”. Dengan kata lain tidak menutup kemungkinan jika tahun depan pendanaannya meningkat tabligh akbar dan tebar buku bisa melebarkan sayap ke kota-kota lainnya di jawa barat. Semoga cita-cita YHC dan NUN dengan motto “Menebar Hidayah Ke Penjuru Nusantara” lekas Allah izinkan untuk segera terlaksana, Aamiin.

Terakhir, program tebar pangan yatim dan Dhu’afa, YHC bekerjasama dengan YAMUSA (Yayasan Mutiara Surga) pada periode Januari-Oktober 2017 telah sukses menebar bantuan social berupa paket sembako di 6 kota di Jawa barat yakni Bogor, Jakarta, Cianjur, Sukabumi, Garut dan Cirebon.

Berikut data umum kegiatan tebar pangan Yatim dan Dhu’afa Periode Januari-Oktober 2017:

 Lokasi Penyebaran:

  1. Bogor 2. Jakarta 3. Cianjur             4. Sukabumi       5. Garut                6. Cirebon

Data jumlah dan kebutuhan penyebaran bantuan pangan :

Paket Tersebar Kebutuhan Dana Dana Terpenuhi Target penyebaran
1511 Paket Rp. 30.000.000/Bulan 37% / Bulan 200 Paket/Bulan

 

Dana untuk kegiatan tebar pangan untuk saat ini dapat dikatakan sangat minim yakni dana yang dapat YHC alokasikan setelah dibagi untuk pendanaan kegiatan lain adalah sekitar Rp. 55.000/paket sehingga pangan yang dapat disalurkan hanyalah sebatas kebutuh pokok seperti beras dan minyak goreng saja.

Harapan sih mungkin satu paket itu bisa Rp.150.000,- biar gak cuma beras tapi ada gula , minyak, sarden dll.” Ungkap Doni selaku petugas lapangan program tebar pangan yatim dan dhu’afa. Atau dapat dikatakan kebutuhan ideal untuk tebar pangan ini adalah Rp. 30.000.000 untuk penyaluran 200 paket/bulan.

Semoga kedepannya YHC dan YAMUSA mendapatkan lebih kepercayaan dan kesempatan dari para donatur untuk dapat menyalurkan donasi kepada para fakir, miskin, dhu’afa dan yatim. Aamiin.

seperti itulah 10 bulan perjalanan YHC bersama lembaga mitra bergerak menggapai cita-cita kebahagiaan dunia dan surga, diusung dengan pengorbanan-pengorbanan para donatur yang setia dan rela memberikan kepercayaannya dengan program-program kami.

Tidak ada kesiaan dalam dakwah ini, memang tak dapat diraskan dengan nyata, tapi berkat izin Allah dan jasa-jasa anda, telah terbentuk generasi pemuda yang cinta al-Qur’an dan mengilmui agama,  mungkin tanpa disadari jauh disana, sebab dakwah kita, ada satu orang yang terbuka hatinya dan mulai mengenal iman, mungkin dipelosok kampung jauh disana, di rumah yang kumuh, ada seorang fakir yang sekarang tengah menikmati suapan-suapan nasi dengan penuh rasa syukur dari hasil jerih payah anda.

Mungkin kita luput dengan semua itu, dan memang semoga kita lupa dengan amal baik kita. dan Allah maha tau, ada malaikat yang akan mencatat, yang perlu kita lakukan hanyalah beramal, sedekahkan lalu lupakan, biar kelak Allah yang memberi balasan.

 

munaqosyah

Selesaikan Munaqosyah Skripsi, 37 Mahasiswa Lulus Menyandang Gelar Sarjana Pendidikan

BOGOR (07/08). Mahasiswa tingkat akhir memang identik dengan tugas akhir, salah satunya adalah menyelesaikan skripsi dan mempertanggung jawabkannya dalam sidang munaqosyah skripsi. Alhamdulilah, rangkaian kegiatan munaqosyah yang dimulai sejak 10 Juli 2017 lalu, berakhir pada 5 Agustus 2017 kemarin. Kegiatan munaqosyah skripsi diikuti oleh 37 mahasiswa dan terbagi dalam lima gelombang yang bergulir setiap pekannya. Sidang dilaksanakan di Gedung Ma’had Huda Islami Bogor lantai tiga.

Skripsi merupakan karya tulis yang disusun mahasiswa berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1, yang membahas suatu permasalahan atau fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku, dalam hal ini diajukan untuk memenuhi persyaratan penyelesaian Program Studi Pendidikan Agama Islam di STAI Al Hidayah Bogor.

Gonal Septria, mahasiswa asal padang yang mengikuti sidang gelombang terakhir, Sabtu 5 Agustus 2017 kemarin ini sangat bersyukur sidang telah selesai dan hasilnya memuaskan. Meski awalnya ia merasa gugup, namun dapat di atasi seiring berjalannya sidang ini. “Awalnya sih gugup, tapi alhamdulillah dapat diatasi, selain itu gak banyak pertanyaan yang penguji utarakan, namun pertanyaan itu guna mengetahui sejauh mana saya menguasai materi,” ujar Gonal.

Setelah melalui sidang ini masih ada tanggung jawab mahasiswa yang harus diselesaikan, salah satunya adalah perbaikan atau revisi karya ilmah agar kualitasnya terjamin. Gonal juga mengatakan revisi bukanlah alasan untuk menyerah, tetap semangat hadapi rintangan yang ada. Ia juga berharap dapat menyelesaikan kelengkapan administrasi agar bisa wisuda pada tanggal 29 Agustus 2017 mendatang. “Harapan saya bisa wisuda di tahun ini, dan keberhasilan saya ini akan saya persembahkan sebagai kado untuk perjuangan diri sendiri dan tentunya orang tua,” katanya kepada Huda Cendekia.

Sebagai lembaga yang konsen untuk memajukan pendidikan anak bangsa, Huda Cendekia hadir memberikan solusi terbaik dalam memberikan beasiswa pendidikan tinggi bagi mereka yang berprestasi.

Kepada seluruh donatur yang telah memberikan bantuan dana beasiswa kepada Mahasiswa binaan Huda Cendekia. Mahasiswa kami merasa sangat dibantu dengan adanya dana beasiswa ini. Semoga Allah SWT selalu memberikan pahala, kebaikan, dan memberikan rezeki yang berlimpat ganda dari apa yang telah diberikan kepada kami. Aamin ya Rabb. [Red]

ppdn

130 Mahasiswa Baru PPDN Ikuti Kuliah Ta’aruf di Ma’had Huda Islami

BOGOR (27/7). Sebanyak 130 Mahasiswa Baru yang tergabung dalam Program Beasiswa Pendidikan Da’i Nusantara (PPDN) mengikuti pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan yang dikemas dalam kegiatan Kuliah Ta’aruf Tahun Akademik 2017-2018. Kegiatan digelar di kampus Ma’had Huda Islami – Kota Bogor dan sudah berlangsung sejak awal bulan Juli lalu.

Pimpinan Ma’had Huda Islami, Ust. Supendi, S.Sy. mengatakan bahwa kegiatan kuliah ta’aruf tersebut dilakukan untuk memberikan pengenalan bagi mahasiswa baru terkait kegiatan pembelajaran di kampus.

“Dalam kegiatan Kuliah Ta’aruf ini, para mahasiswa akan diberikan pengetahuan mengenai pedoman akademik, bagaimana pola belajar di ma’had dengan materi keagamaan yang lebih dominan. Selain itu, selama masa kuliah ta’aruf sebelum pembelajaran formal dimulai, nantinya mahasiswa akan diberikan wawasan keilmuan melalui stadium general, semacam kuliah umum keagamaan sebagai pondasi dasar pemahaman keislaman mereka, dan nantinya mereka pun akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan di kampus ini, sehingga terasa eksistensi program kita disini dan mereka pun merasakan” tambahnya.

Selama pengenalan tersebut, para mahasiswa juga mendapatkan pengetahuan mengenai program studi yang akan mereka ambil, dalam hal ini Huda Cendekia bekerja sama dengan STAI AL Hidayah Bogor menyediakan Program Studi MPI (Manajemen Pendidikan Islam), dalam kesempatan kuliah Ta’aruf ini Ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM) STAI Al Hidayah Bogor Dr, M. Hidayat Ginanjar, M.Pd.I. dan Ketua Prodi PAI Dr. Unang Wahidin, M.Pd.I. berkolaborasi sebagai narasumber menjelaskan alur program studi terkait secara rinci.

Sementara itu, data mahasiswa terupdate (27/7) yang terjaring dari panitia penerimaan mahasiswa baru memaparkan kenaikan dari tahun lalu jumlah mahasiswa yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Indonesia, data tersebut didominasi mahasiswa dari pulau jawa, selebihnya dari beberapa provinsi diluar jawa. Data terbaru dari panitia masa ta’aruf mahasiswa baru di kampus Ma’had Huda Islami hari ini total mahasiswa sejumlah 130 orang dari target awal 200 calon mahasiswa.

“Sampai akhir bulan Juli ini panitia masih membuka kesempatan untuk mengisi kekosongan kursi yang tersisa, dan dipersilahkan jika ada calon pelamar yang akan mendaftar Insya Allah kami terima, penerimaan calon mahasiswa melewati akhir bulan ini akan kami proses untuk penerimaan di tahun berikutnya dan Alhamdulillah, suatu amanah yang besar bagi kami karena jumlah santri baru tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya”.

Selamat dan sukses atas diterimanya calon mahasiswa baru di Program Beasiswa Pendidikan Da’i Nusantara (PPDN). Mudah-mudahan menjadi generasi penerus bangsa dan agama dan semoga mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah pun dapat mengenal baik satu sama lain serta mengikuti program perkuliahan dengan serius. [Red]

BEKAM MASSAL GRATIS 4

Peduli Kesehatan, Relawan Huda Cendekia Gelar Bekam Massal Gratis

Senin (8/5/2017) Relawan Huda Cendekia menggelar bekam massal gratis bagi karyawan perusahaan di lingkungan Kantor Imigrasi, Jl. Pos Kota No. 4 Tamansari, Kota Jakarta Barat. Relawan berjumlah 7 orang yang dikomandoi oleh Bapak Djunaedi ini bergegas dari Bogor menuju lokasi dan melaksanakan kegiatannya mulai pukul 10 pagi.

Bertempat di Masjid Babul Jannah kegiatan bekam massal disambut antusias karyawan dan rela mengantri untuk mendapatkan bekam massal gratis ini.
Menurut salah seorang peserta yang mengikuti kegiatan bekam massal gratis ini menyampaikan apresiasi yang positif kepada panitia relawan.

“Alhamdulillah ada bekam gratis, baru kali ini saya dibekam, ingin mencoba merasakan manfaatnya dan mendapatkan keberkahan karena bekam cara pengobatan yang pernah dilakukan oleh Nabi,”

Acara yang digelar Kantor Imigrasi Wilayah Jakarta Barat bekerjasama dengan Yayasan Huda Cendekia, selain sebagai bentuk pelayanan dan peduli terhadap kesehatan masyarakat melalui pengobatan islami, sekaligus sosialisasi dan pengenalan program-program pendidikan, sosial dan dakwah yang selama ini dijalankan oleh Huda Cendekia.

Dalam paparannya relawan menyampaikan tentang program-program unggulan Huda Cendekia sambil memperlihatkan standing banner program yang terpasang di lokasi, karyawan yang hadir pun larut menyimak paparan panitia relawan sambil menunggu antrian untuk mendapatkan layanan bekam.

“Insya Allah saya siap berdonasi untuk program dakwah Huda Cendekia,” ucap salah satu peserta bekam.

Alhamdulilah kegiatan selesai pukul 5 sore, mereka merasa senang karena yang pertama gratis, dan yang kedua langsung bisa merasakan manfaatnya, khususnya mengikuti sunnah Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alaihi Wassalam.

Panitia relawan berharap pada kesempatan berikutnya kegiatan bisa bergulir ke berbagai tempat yang lain dan peserta semakin meningkat.

Sukses terselenggara Kajian dan Bedah Buku Islami bertemakan “Keagungan Sholat”

Alhamdulillah 7 Mei 2017 bertempat di Masjid Al-Muhajirin – Perumnas Bantarjati Jl. Pamikul Raya Bogor, Huda Cendekia melalui Mitra Nurul Ummah Nusantara telah melaksanakan agenda rutin pekanan diantaranya Kajian Bedah Buku Islami dan Tabligh Akbar. Kegiatan pada kesempatan kali ini diisi Oleh Ustadz Syaikh Ahmad Afif dengan bertemakan “Keagungan Sholat”. Acara diselingi dengan pemutaran film dokumenter tentang Tanda-tanda Kiamat dan pembagian buku  gratis bertemakan Keagungan Shalat.

Tampak dalam acara ini masyarakat sekitar antusias mengikuti kegiatan dari awal yang diselenggarakan dari pukul 09.00 Pagi hingga menjelang Zuhur. Selain para orang tua dan pemuda, anak-anak pun antusias mengikuti dan menyimak pemaparan materi secara langsung karena shalat merupakan ibadah agung dan siapapun mereka wajib memahami hakikat dari pelaksanaan ibadah shalat ini.

Huda Cendekia & Nurul Ummah Nusantara megucapkan Jazakumullohu khoiron katsiron kepada para muhsinin (donatur) yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk salah satu program Huda Cendekia yaitu Dakwah dan Tebar Buku Islami . Ba’dallohi ta’ala, atas wasilah do’a dan dukungannya acara bergulir setiap waktu.

 

Kunjungan SABISA Farm IPB ke Ponpes Yatim Darul Marhamah

Dalam rangka berbagi kebahagiaan menjelang bulan Ramadhan, Komunitas SABISA Farm IPB menggelar acara CSR  “Berbagi Bersama Yatim” Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama antara Sarana Belajar Petani Pengusaha Sarjana dengan Ponpes Darul Marhamah Lil Aytam Bogor.

25 Perwakilan Mahasiswa IPB dan Alumni yang tergabung dalam komunitas tersebut, Jum’at (28/4/17) pagi menyantuni sebanyak 30 anak yatim. Penyerahan santunan secara simbolis ini bersamaan dengan rangkaian kegiatan Bakti Sosial berupa silaturrahim dengan pengurus pesantren sekaligus ramah tamah.

Terimakasih SABISA Farm IPB atas kunjungannya. Mudah-mudahan dengan semangat berbagi ini, semoga kita semua selalu dilindungi dan diberkahi Allah Ta’ala dan Insya Allah apapun harta yang sudah di keluarkan kali ini diganti berlipat-lipat dikemudian hari dalam bentuk apapun yang kita tidak sadari.

Berbagi Melalui Wakaf Produktif Sepeda Motor

Bagi sebagian besar orang, kata “wakaf” akan membersitkan gambaran pikiran berupa tanah kuburan, atau masjid. Padahal kini, wakaf telah berkembang dengan pengelolaan yang beragam dan produktif. Bahkan, telah menjadi sumber aset milik umat yang menghasilkan dana guna pendanaan program sosial. Alhamdulillah Huda Cendekia kembali dipercayai untuk mengelola asset wakaf salah satunya adalah wakaf kendaraan berupa sepeda motor.

Salah seorang donatur Huda Cendekia, Ibu Duroh Abdullah mewakafkan sepeda motornya untuk kepentingan pengelolaan dakwah sosial di Huda Cendekia, Kamis (20/4). Sepeda motor jenis Honda Sonic 150R ini, merupakan bentuk terima kasih Ibu Durah atas pelayanan dari Huda Cendekia yang selalu amanah dalam penyaluran programnya.

“Saya rela mewakafkan motor ini entah kenapa mungkin Allah yang tahu dan dari hati kecil saya memang mau”. Tidak lain sebagai bentuk terima kasih dan rasa syukur keluarga saya. Alhamdulillah, minta do’a nya juga untuk anak saya yang saat ini sedang tes seleksi masuk di PTN, mudah-mudahan diterima di universitas. kata Ibu Duroh.

Ibu asal kelurahan Tegallega kecamatan Bogor Tengah ini, menyerahkan barang wakafnya kepada perwakilan Yayasan Huda Cendekia. Mohamad Abidin.

“Saya atas nama Huda Cendekia mengucapkan terima kasih dan menerima dengan baik sepeda motor ini. Motor ini sangat berguna sebagai inventaris dan kendaraan operasional Huda Cendekia,” kata Fundraiser yang sehari-hari menjemput infak sedekah. M. Abidin.

Sebagai simbol, sepeda motor wakaf itu langsung dikendarai oleh tim Huda Cendekia yang datang ke lokasi dan disaksikan oleh pewakaf beserta keluarga.

Alhamdulillah. Adalah keniscayaan bahwa setiap donatur wakat tentu berharap harta benda yang mereka wakafkan memiliki kebermanfaatan yang langgeng. Hal tersebut juga merupakan bentuk komitmen dan upaya nyata Huda Cendekia dalam terus mengembangkan pengelolaan wakaf secara produktif, professional, amanah serta mampu berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. [Red]

Bogor Laundry Bisnis Berkah dengan sedekah

Bogor Laundry: Bisnis Berkah dengan Sedekah

Bisa dikatakan sedekah itu menyimpan misteri tersendiri bagi umat manusia. Sedekah bisa mendatangkan berkah, bahkan terkadang berkah itu nyata. Banyak yang sudah membuktikan hal ini dan rangkaian kisah sukses bermula dari sedekah menjadi inspirasi tersendiri sekaligus memberi motivasi untuk berbagi terhadap sesama, karena pada hakikatnya sedekah merupakan salah satu diantara banyaknya pintu kebahagiaan yang siapapun menginginkan untuk masuk melalui pintu tersebut.

Lalu bagaimana jika bisnis kita dihiasi juga dengan sedekah ? Pasti akan indah, sebab keberkahan pasti akan selalu tercurahkan pada bisnis kita, begitupun yang dirasakan Ibu Sri Derin, Owner Bogor Laundry yang rutin bersedekah melalui Huda Cendekia.

Text Widget

Placerat vel augue vitae aliquam tinciuntool sed hendrerit diam in mattis ollis don ec tincidunt magna nullam hedrerit pellen tesque pelle.